Penerapan terapi komunikasi terapeutik pada pasien skizofrenia untuk menurunkan risiko perilaku kekerasan
DOI:
https://doi.org/10.63425/ljmh.v4i1.202Keywords:
komunikasi terapeutik, Risiko perilaku kekerasan, skizofreniaAbstract
Latar belakang: Risiko perilaku kekerasan merupakan masalah yang sering terjadi pada skizofrenia dan berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Terapi komunikasi terapeutik merupakan salah satu intervensi keperawatan untuk membantu Pasien mengendalikan emosi dan perilaku agresif. Tujuan: mendeskripsikan penerapan terapi komunikasi terapeutik pada Pasien skizofrenia dengan Risiko perilaku kekerasan di RSJD Dr. Amino Gondohutomo Semarang. Metode: penelitian ini merupakan studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada 2 pasien skizofrenia dengan diagnosis keperawatan Risiko perilaku kekerasan. Intervensi terapi komunikasi terapeutik dilakukan selama empat sesi yang meliputi: fase pra interaksi, fase orientasi, fase kerja, dan fase terminasi. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan naratif. Hasil: setelah diberikan intervensi terapi komunikasi terapeutik, Pasien menunjukkan penurunan tanda dan gejala Risiko perilaku kekerasan. Pasien tampak lebih tenang, mampu mengontrol emosi, kooperatif selama interaksi, tidak menunjukkan perilaku mengancam, serta mampu mengungkapkan perasaan marah secara verbal. Kesimpulan: penerapan terapi komunikasi terapeutik efektif membantu menurunkan Risiko perilaku kekerasan pada Pasien skizofrenia. Intervensi ini dapat digunakan sebagai salah satu tindakan keperawatan mandiri dalam penatalaksanaan Pasien dengan Risiko perilaku kekerasan di rumah sakit jiwa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Mental Health

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





