Penerapan intervensi minum obat terhadap kemampuan mengontrol marah pada pasien risiko perilaku kekerasan

Authors

  • Ika Cahyati RSJD dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63425/ljmh.v3i1.162

Keywords:

kontrol marah, kepatuhan minum obat, keperawatan jiwa, risiko perilaku kekerasan, skizofrenia

Abstract

Latar Belakang: Salah satu tantangan umum bagi perawat yang merawat pasien dengan penyakit mental, terutama skizofrenia, adalah kemungkinan perilaku kekerasan. Ketidakmampuan untuk mengatur perasaan agresif merupakan ciri khas gangguan ini, yang dapat membahayakan penderita, orang-orang di sekitarnya, dan lingkungan. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap munculnya perilaku kekerasan adalah ketidakpatuhan dalam minum obat, yang dapat menyebabkan kekambuhan dan peningkatan perilaku agresif. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan intervensi minum obat terhadap kemampuan mengontrol marah pada pasien dengan risiko perilaku kekerasan di RSJD Dr. Amino Gondohutomo. Metode: Desain studi kasus menggunakan proses keperawatan yang mencakup pengkajian, diagnosis keperawatan, perencanaan, implementasi, dan evaluasi, dengan metode deskriptif pada tiga responden. Instrumen yang digunakan berupa format pengkajian keperawatan jiwa, lembar observasi kontrol marah mengacu pada SLKI serta checklist prinsip 6 benar pemberian obat. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan kondisi sebelum dan sesudah intervensi berdasarkan perubahan skor dan perilaku pasien. Hasil: Setelah dilakukan intervensi minum obat dengan prinsip 6 benar, pasien mengalami peningkatan kemampuan dalam mengontrol marah. Hal ini ditandai dengan penurunan perilaku agresif, peningkatan kemampuan mengungkapkan perasaan secara verbal, serta meningkatnya kepatuhan dalam minum obat. Kesimpulan: Penerapan intervensi minum obat secara teratur efektif dalam meningkatkan kemampuan mengontrol marah pada pasien dengan risiko perilaku kekerasan. Kepatuhan pasien dalam menjalani terapi pengobatan menjadi faktor penting dalam keberhasilan intervensi.

Downloads

Published

2026-04-17

Similar Articles

1 2 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.