Penerapan latihan fisik: pukul bantal terhadap kemampuan mengontrol marah pada pasien risiko perilaku kekerasan

Authors

  • Rini Purwanti RSJD dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah, Semarang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63425/ljmh.v3i1.159

Keywords:

Latihan fisik pukul bantal, Risiko perilaku kekerasan, Skizofrenia

Abstract

Pendahuluan: Salah satu masalah utama pada skizofrenia adalah potensi perilaku agresif, yang dapat bermanifestasi sebagai reaksi stres dan berupa tindakan yang membahayakan atau mengancam orang lain. Latihan fisik: pulkul bantaladalah teknik keperawatan yang dikembangkan dengan cara menggerakan tubuh klien dengan olahraga atau latihan fisik agar pikiran lebih rileks dan sehat. Dengan melakukan latihan fisik ini tubuh otomatis dapat meningkatkan kadar serotonin di dalam otak sehingga suasana hati klien membaik. Tujuan: studi kasus ini untuk menggambarkan asuhan keperawatan dengan penerapan latihan fisik: pukul bantal untuk mengontrol marah pada pasien risiko perilaku kekerasan di RSJD Dr Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah. Metode: penelitian ini menggunakan studi kasus deskriptif. Sampel terdiri dari 3 pasien Skizofrenia dengan core problem Risiko Perilaku kekerasan. Studi kasus dilaksanakan selama satu minggu (5-8 Februari 2026). Instrumen yang digunakan lembar asuhan keperawatan, SPO Latihan fisik: pukul bantal dan dianalisis secara deskriptif. Hasil: Setelah diberikan intervensi Latihan Fisik: pukul bantal dengan 3 kali pertemuan, ketiga responden dapat meningkatkan kemampuan mengontrol perilaku kekerasan. Kesimpulan: Latihan Fisik: pukul bantal efektif meningkatkan kemampuan pasien mengontrol perilaku kekerasan secara bertahap. Terapi ini dapat diterapkan di ruang perawatan pasien.

Downloads

Published

2026-04-14

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.