Prevalensi gangguan cemas dengan perilaku non-suicidal self-injury pada pasien poli rawat jalan
DOI:
https://doi.org/10.63425/ljmh.v2i1.90Keywords:
Gangguan Cemas, Skala Kecemasan HAM-A, Melukai Diri, Melukai diri, NSSI, Stresor, RemajaAbstract
Pendahuluan: Gangguan kecemasan ditandai dengan kekhawatiran yang berlebihan dan tidak terkendali. Prevalensi gangguan ini sepanjang hidup mencapai 4,3% pada populasi umum. Manifestasi klinisnya beragam dan dapat berdampak negatif terhadap kesejahteraan psikososial, fungsi peran, produktivitas kerja atau akademik, serta kualitas hidup pasien. Tujuan: Mengetahui prevalensi gangguan kecemasan yang disertai dengan perilaku Non-Suicidal Self-Injury (NSSI) pada pasien yang berkunjung ke poliklinik psikiatri rawat jalan. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis deskriptif dan observasional analitik. Data dikumpulkan dari rekam medis selama periode Januari-Desember 2023. Lokasi penelitian berada di Rumah Sakit Nasional Diponegoro, Semarang. Penilaian psikometri dilakukan menggunakan instrumen Hamilton Anxiety Rating Scale (HAM-A). Analisis deskriptif untuk menggambarkan karakteristik responden dan perilaku NSSI, serta menggunakan uji Mann-Whitney untuk membandingkan tingkat kecemasan (skor HAM-A) antara kelompok yang melakukan dan tidak melakukan self-harm. Hasil: Sebanyak 96 responden berpartisipasi dalam penelitian ini, dengan mayoritas merupakan mahasiswa (63,8%), mencerminkan lokasi rumah sakit yang berdekatan dengan kawasan kampus. Dari 19 pasien yang menunjukkan perilaku NSSI, sebanyak 94,7% adalah perempuan. Selain itu, 68,4% dari mereka mengalami lebih dari satu jenis stresor, dengan stresor utama berasal dari lingkungan keluarga dan pendidikan. Tidak ditemukan perbedaan signifikan dalam skor HAM-A antara pasien dengan perilaku NSSI dan yang tidak. Kesimpulan: Prevalensi gangguan kecemasan yang disertai perilaku NSSI sebesar 27,54%, dengan prevalensi lebih tinggi pada mahasiswa perempuan yang mengalami lebih dari satu jenis stresor, terutama yang berkaitan dengan keluarga dan pendidikan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Mental Health

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





