Personal digital assistant terhadap tingkat kecemasan orang tua pada anak pre-operasi closed fracture

Authors

  • Amrih Widiati Universitas Karya Husada Semarang
  • Eni Kusyati Universitas Karya Husada Semarang
  • Tri Hike Susanti Universitas Karya Husada Semarang
  • Isy Royhanaty Universitas Karya Husada Semarang

DOI:

https://doi.org/10.63425/ljmh.v1i2.24

Keywords:

kecemasan, orang tua, personal digital assistan, pre operasi

Abstract

Kecemasan adalah respons emosional yang paling umum terjadi selama fase operasi pada anak-anak pra-operasi, dengan prevalensi berkisar antara 20% hingga 43,9 persen. Kecemasan pre operasi juga dirasakan orang tua pada anak yang akan dioperasi, karena mayoritas orang masih percaya bahwa operasi adalah tindakan invasif yang menimbulkan risiko serius bagi anak-anak. Kecemasan semacam ini dapat mempengaruhi kecemasan pra-operasi pada bayi. Tujuan: mengetahui pengaruh personal digital assistant terhadap tingkat kecemasan orang tua pada anak pre operasi closed fracture. Metode: jenis penelitian pra-eksperimental yang menggunakan desain kelompok tunggal untuk pra- dan pasca-pengujian. Besar sampel 20 orang tua anak dengan closed fracture yang ada diruang Anggrek, dengan tehnik non-probability sampling. Intervensi Personal Digital Assistant sebanyak satu kali sampai dengan selesai sebelum anak dilakukan operasi dengan menggunakan handphone. Alat pengumpul data menggunakan Hamilton Anxiety Ranting Scale (HARS). Analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: menunjukkan bahwa terdapat penurunan kecemasan yang signifikan dengan nilai p-value sebesar 0,001. Kesimpulan: Personal Digital Assistant berpengaruh dalam menurunkan kecemasan orang tua dengan anak pre operasi closed fracture.

Downloads

Published

2025-01-20