Pengalaman pelecehan seksual pada Remaja yang mengalami gangguan jiwa
DOI:
https://doi.org/10.63425/ljmh.v1i1.8Keywords:
Pelecehan seksual, Remaja, Gangguan jiwaAbstract
Salah satu kekerasan yang dialami anak usia Remaja adalah pelecehan seksual. Pelecehan seksual berdampak buruk untuk keberlangsungan hidup, moral dan batin anak. Tujuan penelitian mendeskripsikan pengalaman Pelecehan Seksual Pada Pasien Gangguan Jiwa Remaja. Desain penelitian berupa kuantitatif deskriptif. Populasi 9 responden diambil secara purposive sampling menjadi 8 responden sebagai sampel penelitian. Instrumen pengumpulan data menggunakan Sexual Harassment Survey adaptasi dari Rozario Ortega Ruiz melalui Google Forms pada tanggal 06 - 08 Juni 2024. Analisis univariat digunakan dengan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian respon emosi Remaja saat dilecehkan sebagian besar bingung. Pengalaman pelecehan secara keseluruhan seimbang antara yang memiliki pengalaman tinggi dan rendah. Pengalaman pelecehan seksual aspek visual dan verbal sebagian besar memiliki pengalaman tinggi. Sedangkan pada aspek kontak fisik sebagian besar memiliki pengalaman rendah. Perawat kesehatan jiwa untuk dapat memberikan edukasi bagi Remaja untuk menghindari pelecehan seksual.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Journal of Mental Health

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





