Hubungan kesehatan mental dengan prestasi akademik pada remaja
DOI:
https://doi.org/10.63425/ljmh.v3i2.228Keywords:
Kesehatan Mental, Prestasi Akademik, Psikologis, Remaja, StressAbstract
Pendahuluan: Masa remaja merupakan periode perkembangan yang ditandai dengan perubahan fisik, emosional, dan psikologis yang signifikan, yang dapat memengaruhi fungsi akademik siswa. Masalah kesehatan menta termasuk stres, kecemasan, dan tekanan psikologis dari lingkungan keluarga maupun sekolah dapat mengganggu konsentrasi, motivasi belajar, dan prestasi akademik. Tujuan: mengetahui hubungan antara kesehatan mental dan prestasi akademik pada remaja di SMPN 01 Banguntapan. Metode: Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari 60 siswa dari kelas VIII A dan VIII B di SMPN 01 Banguntapan. Teknik total sampling digunakan, sehingga diperoleh 60 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kesehatan mental remaja yang terdiri dari 16 butir pernyataan serta catatan nilai rapor siswa untuk data prestasi akademik. Normalitas data diuji menggunakan uji Kolmogorov–Smirnov, yang menunjukkan distribusi data normal (p = 0,200). Hubungan antara kesehatan mental dan prestasi akademik dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product-Moment. Hasil: Skor rata-rata kesehatan mental adalah 48,27 ± 6,69, sedangkan skor rata-rata prestasi akademik adalah 84,05 ± 5,15. Analisis Pearson Product-Moment menunjukkan adanya korelasi positif yang signifikan antara kesehatan mental dan prestasi akademik (r = 0,360; p = 0,005). Korelasi tersebut mengindikasikan adanya hubungan positif yang lemah antara kedua variabel. Kesimpulan: Terdapat hubungan positif yang signifikan antara kesehatan mental dengan prestasi akademik pada remaja di SMPN 01 Banguntapan. Diharapkan siswa dapat meningkatkan kesadaran dalam menjaga kesehatan mental melalui pengelolaan stres, keseimbangan antara kegiatan akademik dan istirahat, membangun hubungan sosial yang positif, serta mencari bantuan kepada guru BK, orang tua, atau tenaga profesional apabila mengalami masalah psikologis.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Mental Health

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





