Penerapan kompres dingin terhadap nyeri insersi AV shunt pada pasien hemodialisis
DOI:
https://doi.org/10.63425/journalofnursing.v2i2.71Keywords:
hemodialisis, insersi AV shunt, kompres dingin, nyeriAbstract
Latar Belakang: Penyakit Ginjal Kronis (PGK) dapat menyebabkan uremia dan memerlukan terapi seperti hemodialisis. Pemasangan AV Shunt selama hemodialisis sering kali menimbulkan rasa sakit akibat kerusakan kulit dan pembuluh darah, Rasa sakit ini dapat menyebabkan kecemasan, ketakutan, dan penurunan kualitas hidup, yang berpotensi menyebabkan ketidakpatuhan terhadap terapi. Kompres dingin dapat membantu mengurangi rasa sakit dengan menyebabkan vasokonstriksi, mengurangi aliran darah, dan memberikan pengalih perhatian. Tujuan: Studi kasus ini bertujuan mendeskripsikan pengaruh kompres dingin terhadap nyeri insersi AV Shunt. Metode: Studi kasus menggunakan instrument NRS (Numeric Rating Scale) untuk mengukur tingkat nyeri saat sebelum dan sesudah diberikan penerapan, penerapan diberikan 1x pertemuan dengan durasi 10 menit, studi kasus ini menggunakan analisa univariat. Hasil: Setelah diberikan penerapan kompres dingin selama 1x pertemuan didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh tingkat nyeri sebelum dilakukan penerapan tingkat nyeri sedang dengan skala nyeri 6 dan sesudah dilakukan penerapan tingkat nyeri ringan dengan skala 2. Kesimpulan: Kompres dingin dapat menurunkan skala nyeri saat insersi AV Shunt, nyeri yang dirasakan oleh pasien berdampak terhadap kecemasan dan ketakutan. Kompres dingin menjadi alternatif nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri dengan melemahkan sinyal sensasi nyeri pada pasien hemodialisis.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Nursing

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





