Penerapan terapi pengalihan perhatian: bermain crossword puzzle terhadap kemampuan mengontrol halusinasi pendengaran pada pasien gangguan persepsi sensori
DOI:
https://doi.org/10.63425/journalofnursing.v2i2.110Keywords:
Halusinasi, Gangguan Persepsi Sensori, Crossword PuzzleAbstract
Latar belakang: Gangguan persepsi sensori merujuk pada perubahan persepsi yang disebabkan oleh stimulus internal (pikiran, perasaan) atau eksternal yang dipresentasikan dengan respons yang tidak teratur, tidak konsisten, atau terdistorsi. Terapi non-farmakologis yang dikenal sebagai Terapi Teka-teki Silang dilakukan dengan tujuan mengurangi risiko terjadinya masalah ini kembali, yaitu dengan mendorong orang untuk terlibat dalam aktivitas sehat. Tujuan: menerapkan intervensi SP 4, yaitu Terapi Teka-teki Silang di Ruang Rawat Inap Bougenvile RSUD Dr. Soeselo Kabupaten Tegal. Metode: pendekatan studi kasus dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah tiga orang pasien dengan masalah gangguan persepsi sensori pendengaran di Ruang Bougenvile RSUD dr. Soeselo Slawi. Hasil: terapi Crossword Puzzle pada Pasien yang melakukan latihan secara terjadwal selama 3 hari dengan instrumen kartu nama klien dan Crossword puzzle. Hasil menunjukkan Klien mengalami penurunan halusinasi pendengaran, serta keterlibatan dalam interaksi sosial yang positif. Kesimpulan: implementasi terapi Crossword Puzzle dapat membantu pasien gangguan persepsi sensori pendengaran, karena memberikan efek mengurangi stres dan kecemasan serta mengalihkan perilaku negatif dan fungsi kognitif. Intervensi ini dapat digunakan sebagai alternatif non-farmakologis dalam praktik keperawatan jiwa.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Journal of Nursing

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





