Penerapan terapi perilaku token ekonomi terhadap kemampuan perawatan diri pada pasien defisit perawatan diri
DOI:
https://doi.org/10.63425/ljmh.v3i1.158Keywords:
defisit perawatan diri, keperawatan jiwa, perawatan diri, skizofrenia, token ekonomiAbstract
Latar belakang: Defisit perawatan diri muncul ketika seseorang membutuhkan beberapa sistem untuk membantunya memenuhi kebutuhannya karena ia tidak mampu melakukan perawatan diri yang tepat. Pasien skizofrenia yang mandiri dalam perawatan dirinya termasuk dalam kelompok yang membutuhkan bantuan dan perawatan pendukung lebih lanjut. Token ekonomi merupakan salah satu strategi yang dapat mengubah kejenuhan atau kebiasaan maladaptif lainnya dan meningkatkan kemampuan pasien dalam melakukan perawatan diri. Tujuan: Menggambarkan asuhan keperawatan dengan menerapkan terapi perilaku token ekonomi pada pasien dengan masalah defisit perawatan diri di RSJD dr. Amino Gondohutomo Semarang. Metode: Metode yang digunakan adalah studi kasus desktriptif, dengan melibatkan tiga pasien (Tn. U, Tn. S, Tn. K) yang menunjukan masalah defisit perawatan diri, yang dilakukan selama tiga hari pada tanggal 19 Januari 2026 sampai 21 Januari 2026. Alat Pengumpulan data menggunakan lembar pengkajian format asuhan keperawatan jiwa, SOP token ekonomi dan cheklist lembar observasi dan evaluasi sesuai Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI), Analisa data dalam sudi kasus ini meliputi pengkajian keperawatan, diagnosa, intervensi, implementasi, dan evaluasi yang dijelaskan secara deskriptif. Hasil: Setelah dilakukan intervensi terapi perilaku token ekonomi, ada peningkatan dalam melakukan perawatan diri pada pasien dengan masalah defisit perawatan diri. Kesimpulan: Terapi perilaku token ekonomi terbukti efektif mampu mengatasi masalah defisit perawatan diri dan meningkatkan kemampuan pasien dalam melakukan perawatan diri, sehingga direkomendasikan sebagai salah satu intervensi keperawatan yang efektif, aplikatif, dan berbasis bukti dalam meningkatkan kemandirian serta kualitas hidup pasien dengan gangguan jiwa, khususnya skizofrenia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Mental Health

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





