Penerapan terapi musik klasik terhadap nyeri akut pada ibu post-partum sectio caesarea

Authors

  • Nurdiana Universitas Widya Husada Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
  • Vitanilisia Wikeningsih Universitas Widya Husada Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
  • Tulasih Universitas Widya Husada Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
  • Fransisca Andina Suci Wardani Universitas Widya Husada Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
  • Moh. Surya Rizki Saputra Universitas Widya Husada Semarang, Jawa Tengah, Indonesia
  • Wahyuningsih Universitas Widya Husada Semarang, Jawa Tengah, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63425/ljhs.v3i1.155

Keywords:

Terapi musik klasik, nyeri akut, sectio caesarea, post-partum, asuhan keperawatan

Abstract

Pendahuluan: Nyeri akut pasca sectio caesarea merupakan masalah umum yang memengaruhi kenyamanan, mobilisasi, dan pemulihan ibu post-partum. Terapi non-farmakologis seperti musik klasik dapat menjadi pendekatan komplementer untuk menurunkan nyeri dengan mekanisme relaksasi dan distraksi. Tujuan: Menganalisis efektivitas penerapan terapi musik klasik dalam menurunkan nyeri akut pada ibu post-partum sectio caesarea. Metode: Studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada lima pasien post-SC yang mengalami nyeri akut (skala NRS ≥4). Intervensi terapi musik klasik diberikan selama 10–15 menit dengan pemantauan skala nyeri menggunakan NRS sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil: Terdapat penurunan skala nyeri yang signifikan pada seluruh pasien: Ny. W (8→4), Ny. EI (6→2-3), Ny. A (5→4), Ny. S (7→4), dan Ny. Y (7→3). Pasien melaporkan peningkatan kenyamanan, kemampuan mobilisasi, dan kualitas istirahat setelah intervensi. Kesimpulan: Terapi musik klasik efektif sebagai intervensi non-farmakologis untuk menurunkan nyeri akut pasca sectio caesarea. Implementasinya mudah, aman, dan dapat diintegrasikan dalam protokol manajemen nyeri di layanan maternitas.

Downloads

Published

2026-04-03