Penerapan terapi musik klasik terhadap nyeri akut pada ibu post-partum sectio caesarea
DOI:
https://doi.org/10.63425/ljhs.v3i1.155Keywords:
Terapi musik klasik, nyeri akut, sectio caesarea, post-partum, asuhan keperawatanAbstract
Pendahuluan: Nyeri akut pasca sectio caesarea merupakan masalah umum yang memengaruhi kenyamanan, mobilisasi, dan pemulihan ibu post-partum. Terapi non-farmakologis seperti musik klasik dapat menjadi pendekatan komplementer untuk menurunkan nyeri dengan mekanisme relaksasi dan distraksi. Tujuan: Menganalisis efektivitas penerapan terapi musik klasik dalam menurunkan nyeri akut pada ibu post-partum sectio caesarea. Metode: Studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan pada lima pasien post-SC yang mengalami nyeri akut (skala NRS ≥4). Intervensi terapi musik klasik diberikan selama 10–15 menit dengan pemantauan skala nyeri menggunakan NRS sebelum dan sesudah intervensi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil: Terdapat penurunan skala nyeri yang signifikan pada seluruh pasien: Ny. W (8→4), Ny. EI (6→2-3), Ny. A (5→4), Ny. S (7→4), dan Ny. Y (7→3). Pasien melaporkan peningkatan kenyamanan, kemampuan mobilisasi, dan kualitas istirahat setelah intervensi. Kesimpulan: Terapi musik klasik efektif sebagai intervensi non-farmakologis untuk menurunkan nyeri akut pasca sectio caesarea. Implementasinya mudah, aman, dan dapat diintegrasikan dalam protokol manajemen nyeri di layanan maternitas.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Journal of Health Science

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





